1. Jurnal [Kembali]


JURNAL PRAKTIKUM RLC SERI DAN RLC PARALEL

 

Nama                           :        Hamdi Noval

No.BP                         :         2410951013

Tanggal Praktikum      :      20 Mei 2025

Asisten                               Ghina Salsabila, Putri Aulia Hasanah.

 

1.      RC Seri

 

Beban

terukur

terukur

V pada beban

Impedansi

Xa =100 ohm

 6.06 V

 0.0243A

 1.538V

 289.9102 ohm

Xb=100 ohm

 1.450V 

Xc =10 uF

 5.1V

 

2.      RLC Seri

 

Beban

terukur

terukur

V pada beban

Impedansi

Xa =100 ohm

 6.1 V

 0.0294A

 6 mV

 230.10955 ohm

Xb=1 mH

 6.1 V

Xc =10 uF

 7 mV



3.      RLC Paralel

 

 Beban


V
 
terukur


I terukur (total)

 
I1

 
I2

 
I3

V pada beban

 
Impedansi

Xa =100
ohm

 5.92 V

 18.8 A

 0.081A

 0.081A

 0.081A

 5.9 V

 0,3301 ohm

Xb=1mH

 5.92 V

 18.8 A

 17.9A

 17.9A

 17.9A

  5.9 V

 0,3301 ohm

Xc =10uF

 5.92 V

 18.8 A

 0.029A

 0.029A

0.029A 

  5.9 V

 0,3301 ohm



2. Prinsip Kerja [Kembali]


1.RC Seri




Prinsip kerja : Dengan menghubungkan secara seri komponen resistor dan kapasitor serta mengatur nilai tahanannya, maka nilai arus pada masing-masing komponen akan sama sedangkan nilai tegangan akan berbeda tiap komponennya.

2.RLC Seri


Prinsip kerja: Pada rangkaian seri arus akan sama tiap komponen dengan arus total, sedangkan tegangan berbeda atau penjumlahan tiap komponennya, hubungkan secara seri komponen resistor, kapasitor dan induktor pada rangkaian, lalu ukur tegangan dan arus yang mengalir.

3.RLC Paralel.

Prinsip kerja: Resistor, Kapasitor dan induktor disusun paralel.Pada rangkaian paralel tegangan akan sama tiap komponen dengan tegangan total, sedangkan arus akan berbeda tergantung jumlah cabang yang ada.

 


3. Video Percobaan [Kembali]


1.Percobaan RC Seri





2.Percobaan RLC Seri



3.Percobaan RLC Paralel








4. Analisa[Kembali]

1.Analisa pengaruh R,L, dan C terhadap sudut fasa!

   Jawab:

    1. Resistor (R)

  • Pengaruh terhadap sudut fasa (ϕ): Tidak menyebabkan pergeseran fasa. 
  • ϕ = 0°
  • Karena dalam resistor murni, tegangan dan arus sefase (mereka naik dan turun bersamaan).

    2. Induktor (L)

  • Pengaruh terhadap sudut fasa (ϕ): Arus tertinggal terhadap tegangan.
  • ϕ = +90° (ideal)
  • Induktor menunda arus karena harus "mengisi" medan magnet terlebih dahulu. Dalam praktik, tidak selalu 90° karena resistansi dalam lilitan.

    3. Kapasitor (C)

  • Pengaruh terhadap sudut fasa (ϕ): Arus mendahului tegangan.
  • ϕ = -90° (ideal)
  • Kapasitor membuat arus mengalir dulu saat muatan terkumpul, menyebabkan arus lebih dulu dibanding tegangan.

2.Analisa Impedansi pada Rangkaian RC seri!
Jawab:
    Dalam rangkaian RC seri, sebuah resistor (R) dan sebuah kapasitor (C) terhubung secara berurutan ke sumber tegangan bolak-balik (AC). Ketika tegangan AC diterapkan, arus akan mengalir melalui kedua komponen tersebut. Namun, resistor dan kapasitor memberikan hambatan yang berbeda terhadap aliran arus AC. Hambatan total terhadap arus AC dalam rangkaian ini disebut impedansi untuk nilai resistansinya adalah akar dari nilai dari resistor di kuadratkan ditambah nilai reaktansi kapasitif dikuadratkan.
 
3.Analisa Impedansi pada Rangkaian RLC seri!
Jawab:
    Dalam rangkaian RLC seri Resistor (R) induktor (L) dan kapasitor (C) dihubungkan secara seri(berurutan) ke sumber AC. Ketika diberi tegangan AC arus akan mengalir pada tiap komponen,karena rangkaian ini seri sifat komponen di seri adalah arus yang mengalir pada setiap komponen sama, sedangkan untuk tegangan menurut sifat rangkaian seri tegangan yang melewati tiap komponen berbeda, pada rangkaian ini hambatan total berasal dari nilai resistor induktor dan kapasitor yang dijumlahkan ini dinamakan impedansi pada rangkaian RLC untuk nilai resistansinya adalah akar dari nilai resistor kuadrat ditambah nilai reaktansi induktif dikurangi nilai reaktansi kapasitif dikuadratkan.
4.Analisa Impedansi pada Rangkaian RLC Paralel!
Jawab:
    Pada rangkaian RLC pararel resistor (R),induktor(L),dan kapasitor(C) dihubungkan berjajar satu sama lain atau istilahnya pararel terhadap satu sama lain. Ketika diberi tegangan AC arus dan tegangan akan mengalir ke tiap tiap komponen, berbeda dari sifat rangkaian seri untuk rangkaian pararel arus yang masuk tiap komponen akan berbeda karena tiap-tiap kompenen berada dalam cabang yang berbeda ,untuk tegangan sendiri menurut sifat rangkaian pararel tegangan pada tiap-tiap cabang sama sehingga tegangan pada masing -masing komponen akan sama, hambatan total pada rangkaian ini juga disebut impedansi untuk mencari nya sama seperti impedansi pada umumnya yg berbeda adalah kita harus membagi 1 dengan resistor,kapasitor dan induktor lalu dilakukan rumus impedansi pada umumnya, untuk hasil impedansinya sendiri lebih kecil dari impedansi rangkaian RLC seri.



5. Download File[Kembali]


Download File Laporan Akhir (disini)

Download video percobaan RC seri (disini)

Download video percobaan RLC seri (disini)

Download video percobaan RLC paralel (disini)



Komentar