1. Jurnal [Kembali]

JURNAL PRAKTIKUM

POTENSIOMETER, TAHANAN GESER DAN JEMBATAN

WHEATSTONE


Nama : Hamdi Noval

No BP : 2410951013

Tanggal Praktikum : Selasa,04/03/2025

Asisten : Alfi Syukri , Nanda Syahril Pisya

 1. Penentuan Karakteristik Alat Ukur

Nama Alat

Model

Prinsip

Kerja

Ketelitian

Posisi

Alat

Kelas Isolasi

Jenis

Input

Range Skala

Faktor

Pengali

Sensitivitas

Voltmeter I

2011

 

0,5 

horizontal 

 standar industri

DC 

0-100

0-30 

3,10,30,100 

1000Ω/Volt 

Amperemeter II

2013

 

0,5 

horizontal 

standar industri 

AC 

 0,5-5

0-10

0-20

2,5,10,20 

45-60 Hz 

 

 2. Variasi Pengukuran Potensiometer dan Tahanan Geser Seri

No

Xn

R (Ω)

R multimeter (Ω)

R terhitung (Ω)

I total (A)

V total (V)

1

Xa

220

219,7 

249

 0,006

1,494 

Xb

550

518 

 620

0,006

3,72 

Xc

1000

978 

 1126,66

 0,006

6,76 

2

Xa

1000

1016 

 916,67

 0,003

2,75 

Xb

1500

1481 

1250

 0,003

3,75 

Xc

2000

2000 

 1753,33

 0,003 

5,26 

 

3. Variasi Pengukuran Potensiometer dan Tahanan Geser Parallel

No

Xn

R (Ω)

R multimeter (Ω)

R terhitung (Ω)

I total (A)

V total (V)

1

Xa

220

250 

 240

0,5 

12 

Xb

550

500 

600

0,2 

12  

Xc

1000

1000 

1200

0,01 

12  

2

Xa

1000

1000 

1200 

 0,008

12  

Xb

1500

1500 

1500

 0,006

12  

Xc

2000

2000 

2000

 0,003

12  

 

 4. Pengukuran Potensiometer Menggunakan Jembatan Wheatstone

Rs (Ω)

 25

Rx Multimeter (Ω)

 11

Rx Terhitung (Ω)

 10,97

R toleransi (%)

0,273

 

 

2. Prinsip Kerja [Kembali]

1. Mengamati dan Memahami Simbol serta Data dari Alat Ukur

a. Ambil alat ukur seperti dibawah ini:
    Voltmeter (model 2011)
    Amperemeter (model 2013)
b. Amati simbol dan data yang tertera pada alat ukur tersebut.
c. Gambarkan dan artikan simbol serta data tersebut dan tuliskan karakteristik alat ukur berdasarkan hasil pengamatan pada Tabel 1.

2.Pengukuran Arus dan Tegangan Menggunakan Potensiometer dan Tahanan
Geser Pada Rangkaian Seri

a. Susun rangkaian seperti gambar 1.4
b. Hubungkan nilai R sebesar 220Ω, 550Ω, dan 1kΩ menggunakan potensiometer dan tahanan geser sesuaikan dengan nilai yang tertera pada jurnal praktikum.
c. Gunakan DC power supply sebesar 12V.
d. Hidupkan power supply, ukur nilai resistansi, arus, serta nilai tegangannya.
e. Ulangi percobaan dengan mengganti nilai R menggunakan potensiometer dan tahanan geser.

                                                                                   Gambar 1.4. Rangkaian Seri


3.Pengukuran Arus dan Tegangan Menggunakan Potensiometer dan Tahanan
Geser Pada Rangkaian Paralel

a. Susun rangkaian seperti gambar 1.5
b. Hubungkan nilai R sebesar 220Ω, 550Ω, dan 1kΩ menggunakan potensiometer dan tahanan geser sesuaikan dengan nilai yang tertera pada jurnal praktikum.
c. Gunakan DC power supply sebesar 12V.
d. Hidupkan power supply, ukur nilai resistansi, arus, serta nilai tegangannya.
e. Ulangi percobaan dengan mengganti nilai R menggunakan potensiometer dan tahanan geser.


                                                                             Gambar 1.5 Rangkaian Paralel

    
4. Pengukuran Potensiometer Menggunakan Jembatan Wheatstone

a. Susun rangkaian seperti gambar 1.6
b. Hubungkan power supply 5V ke terminal input pada jembatan wheatstone.
c. Hubungkan Ampermeter pada rangkaian sebesar 0-100mA.
d. Hubungkan Voltmeter pada rangkaian dengan multimeter.
e. Hubungkan R1 sebesar 100Ω dan R3 sebesar 220 Ω pada jembatan wheatstone.
f. Kemudian hubungkan masing-masing R2 ke Rv2 dan R4 ke Rv1 pada potensiometer.
g. Hidupkan power supply, atur nilai resistansi pada R4 hingga nilai tegangan menunjukkan angka 0 pada multimeter.
h. Catat nilai arus yang tertera pada Amperemeter, kemudian matikan power supply.
i. Ukur nilai resistansi R4 dan R2 pada potensiometer menggunakan multimeter kemudian catat nilainya pada tabel 4


                                                                
Gambar 1.6. Rangkaian Jembatan Wheatstone




3. Video Percobaan [Kembali]




4. Analisa[Kembali]

1. Analisa karakteristik setiap alat ukur yang digunakan!
 Jawab : 


1.Voltmeter ( model 2011 )

  • Prinsip kerja dari voltmeter yaitu dengan kumparan putar
  • Tingkat ketelitian alat sebesar 0,5
  • Posisi saat penggunaan alat ukur harus horizontal
  • Kelas isolasi bintang 3 ( standar industri )
  • Jenis sumber ( Input ) yang digunakan adalah DC Dirrect Current
  • Range skala alat yaitu antara 0-100 dan 0-30
  • Faktor Pengali 3,10,30,100
  • Sensitivitas alat yaitu 1000 Ω/V
 2.Ampermeter ( model 2013 )
  • Prinsip kerja alat dengan menggunakan besi putar
  • Tingkat ketelitian sebesar 0,5
  • Posisi saat penggunaan alat ukur harus horizontal
  • Kelas isolasi bintang 3 ( standar industri )
  • Range skala alat yaitu antara 0,5-5 , 0-10 , 0-20
  • Jenis sumber ( Input ) yang digunakan adalah AC Alternating Current
  • Faktor Pengali 2,5,10,20
  • Sensitivitas alat yaitu 45-65 Hz


2. Analisa perbandingan variasi hambatan terhadap nilai arus dan tegangan menggunakan tahanan geser dan potensiometer pada rangkaian seri

Jawab : 

Potensiometer dan tahanan geser adalah resistor variabel yang berfungsi untuk mengatur nilai hambatan pada sebuah rangkaian.

Sesuai dengan prinsip hukum ohm, bahwa 
arus listrik (I) dalam suatu rangkaian berbanding lurus dengan tegangan (V) dan berbanding terbalik dengan hambatan (R). Secara matematis, dirumuskan sebagai

                                                                        V = I X R

Pada rangkaian seri besar arus yang mengalir di setiap resistor atau komponen  selalu sama. ( Itotal=I1=I2=I3=… ).Sehingga dengan nilai arus yang sama ketika nilai hambatan semakin diperbesar , maka nilai tegangan akan semakin besar juga.


3.Analisa perbandingan variasi hambatan terhadap nilai arus dan tegangan menggunakan tahanan geser dan potensiometer pada rangkaian Parallel!

Jawab :

Pada rangkaian paralel, setiap komponen yang terhubung secara paralel memiliki tegangan yang sama dengan sumber tegangan(Vtotal=V1=V2=V3=…).

Dengan begitu ketika nilai hambatan diperbesar,nilai arus yang mengalir pada cabang akan berkurang,tetapi total arus tetap tergantung pada jumlah keseluruhan arus dalam semua cabang.


4.Analisa nilai persen R pengukuran potensiometer menggunakan jembatan wheastone!

Jawab : 

Nilai R terhitung dapat dicari dengan prinsip jembatan wheatstone

Persamaan Keseimbangan Jembatan Wheatstone

Jika jembatan dalam kondisi seimbang, maka berlaku:

R1R2=R3R4\frac{R_1}{R_2} = \frac{R_3}{R_4}
Sehingga %R = |Rmultimeter - Rterhitung| / Rmultimeter x 100%

Didapatkan hasil %R = 0,273%, Nilai %R 0,273% termasuk kecil erornya dan hasil pengukuran dapat diterima benar (<5%).





5. Download File[Kembali]

Download Laporan Akhir ( disini )

Download Video Percobaan ( disini )


















Komentar